Manusia Pembelajar di Persimpangan Jalan: Refleksi Sosiologis dan Antropologis menuju Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia


Longtail boat in Thailand
: Penulis: Taufik Agus Purnomo, dkk; Editor: Dr. Nurul Fatimah, S.Pd., M.Si., Dr. Atika Wijaya, M.Si., Fajar, M.Pd., Harto Wicaksono, M.A., Amrin Ma’ruf, M.Pd
: x + 468 Halaman
: 17,6 x 25 cm
: Rp 190.000
:


Sebagai sebuah monumen intelektual, tema utama "Manusia Pembelajar di Persimpangan Jalan" dipilih untuk menggambarkan potret riil manusia Indonesia yang saat ini berada di antah-berantah disrupsi teknologi, transisi ekologis, hingga pergeseran tatanan sosial-budaya. Di satu sisi, arus modernisasi, digitalisasi, dan integrasi ekonomi menawarkan lompatan efisiensi yang luar biasa. Namun di sisi lain, fenomena dehumanisasi pendidikan, ketimpangan akses, krisis lingkungan, hingga komodifikasi kultur lokal kerap menempatkan manusia sebagai objek pasif dari pembangunan. Melalui lensa sosiologi dan antropologi, buku ini berupaya membedah bahwa di tengah persimpangan yang penuh paradoks tersebut, proses belajar tidak boleh terhenti. Manusia Indonesia harus tetap menjadi "manusia pembelajar" individu dan komunitas yang reflektif, adaptif, serta mampu menggali kearifan lokal maupun pisau analisis kritis untuk menavigasi arah pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan (SDGs).

Back