Buku ini hadir di tengah momentum krusial bagi dunia pendidikan tinggi Indonesia, di mana tuntutan terhadap akuntabilitas, transparansi, dan dampak nyata semakin mengemuka. Perguruan tinggi tidak lagi hanya dipandang sebagai menara gading, tetapi sebagai motor penggerak kemajuan bangsa yang setiap penggunaan sumber dayanya harus dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. Konsep penganggaran tradisional yang berfokus pada alokasi input atau sekadar pencatatan output tidak lagi memadai untuk menjawab tantangan kompleks di era global. Diperlukan sebuah paradigma baru yang secara fundamental menggeser fokus dari "apa yang dibelanjakan" menjadi "apa dampak yang dihasilkan".
Back