Meningkatnya permasalahan lingkungan, khususnya yang berkaitan dengan keberlanjutan sumber daya air mencerminkan dari menurunnya kualitas dan kuantitas air bersih, meningkatnya pencemaran dan eksploitasi sumber daya air, serta munculnya konflik pemanfaatan air pada skala lokal maupun global. Model ETHNO-SPLaSH dikembangkan dengan mengintegrasikan pendekatan ethnoscience dan Socio-Hydrological Issues (SHI) ke dalam kerangka Project-Based Learning yang berorientasi pada prinsip-prinsip Education for Sustainable Development (ESD). Pendekatan tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang kontekstual, reflektif, dan mendorong keterlibatan mahasiswa dalam tindakan keberlanjutan.
Back