SIAKOM lahir dari semangat kolaborasi mahasiswa Ilmu Komunikasi yang percaya bahwa pengetahuan tidak hanya berkembang melalui ruang kelas, tetapi juga melalui ruang berbagi gagasan. Nama ini menggabungkan dua makna utama: “Sinergi” yang melambangkan kekuatan ketika berbagai ide bertemu, dan “Anak Ikom” yang mencerminkan identitas generasi komunikasi yang kritis, kreatif, serta adaptif. Dalam SIAKOM, setiap tulisan, ilustrasi, dan dokumentasi bukan sekadar konten, tetapi wujud suara mahasiswa yang ingin membangun jejaring pemikiran. Majalah ini menjadi ruang di mana kreativitas bertemu analisis, informasi berpadu inspirasi, dan individu melebur menjadi komunitas yang saling menguatkan.. SIAKOM hadir sebagai simbol bahwa anak komunikasi tidak hanya belajar tentang pesan, tetapi juga menciptakan pesan. Ia menegaskan bahwa kolaborasi adalah fondasi utama dalam membentuk budaya komunikasi yang lebih reflektif, inklusif, dan berdampak. Dengan filosofi ini, SIAKOM bukan hanya majalah melainkan gerakan kecil yang menyalakan percakapan besar.
Back