Buku ini bukan hanya mengungkap aspek historis dan perkembangan fisik pelabuhan, tetapi juga menyoroti warisan budaya yang membentuk karakter masyarakat pesisir Semarang, antara lain interaksi antar budaya, tradisi maritim, hingga aktivitas ekonomi yang menghidupi ribuan keluarga menjadi bagian integral dari lanskap pelabuhan secara keseluruhan dalam artian fisik. Penulis menyadari bahwa Kawasan Pelabuhan Kota Semarang kini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari ancaman lingkungan seperti rob dan abrasi, hingga tekanan pembangunan yang berpotensi menggerus nilai sejarah kawasan. Oleh sebab itu, buku ini disusun dengan harapan dapat menjadi dasar bagi upaya elestarian yang lebih komprehensif. Pelestarian kawasan pelabuhan tidak hanya mencakup objek berwujud, tetapi juga nilai-nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat dan diwariskan lintas generasi.
Back